Resmi Dilantik, BEM UNSIQ Kabinet Arah Juang Periode 2026/2027 Gelar Diskusi Publik tentang Urgensi Kebijakan Makan Bergizi Gratis
Kembali ke Berita

Resmi Dilantik, BEM UNSIQ Kabinet Arah Juang Periode 2026/2027 Gelar Diskusi Publik tentang Urgensi Kebijakan Makan Bergizi Gratis

03 Nov 2026 bem unsiq
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) resmi melantik pengurus Kabinet Arah Juang periode 2026/2027 pada Kamis, 9 April 2026, pukul 12.00 WIB di Aula Al-A'la UNSIQ. Kegiatan ini dirangkaikan dengan diskusi publik bertema "Menakar Urgensi Makan Bergizi Gratis: Justifikasi Kebijakan di Tengah Efisiensi Sektor Publik". Diskusi menghadirkan Kholik Arif, mantan Bupati periode 2005–2015, dan Tiyo Ardiyanto, Ketua BEM UGM tahun 2025, dengan Amelia Salsabila selaku moderator. Pembahasan berfokus pada urgensi program Makan Bergizi Gratis (MBG), pertimbangan kebijakan, serta pelaksanaannya di tengah efisiensi anggaran sektor publik. Kegiatan ini menjadi upaya BEM UNSIQ dalam membangun ruang intelektual, meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap persoalan publik, serta mendorong budaya berpikir kritis. Melalui momentum ini, Kabinet Arah Juang diharapkan mampu menjalankan kepengurusan dengan semangat kolaborasi, intelektualitas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) resmi melaksanakan pelantikan pengurus Kabinet Arah Juang periode 2026/2027 yang dirangkaikan dengan kegiatan diskusi publik pada Kamis, 9 April 2026, pukul 12.00 WIB, bertempat di Aula Al-A'la Universitas Sains Al-Qur'an. Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan BEM Universitas periode 2026/2027 dalam menjalankan amanah organisasi serta melanjutkan peran mahasiswa sebagai bagian dari elemen strategis dalam kehidupan kampus dan masyarakat. Dengan mengusung nama Kabinet Arah Juang, kepengurusan ini diharapkan mampu menghadirkan gerakan mahasiswa yang progresif, responsif, serta berorientasi pada pengembangan potensi dan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus. Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik yang mengangkat tema "Menakar Urgensi Makan Bergizi Gratis: Justifikasi Kebijakan di Tengah Efisiensi Sektor Publik". Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Kholik Arif, mantan Bupati periode 2005–2015, serta Tiyo Ardiyanto, Ketua BEM UGM tahun 2025.

Kedua pemateri membahas isu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sudut pandang kebijakan publik, pemerintahan, serta perspektif mahasiswa. Pembahasan diarahkan pada urgensi pelaksanaan program, dasar pertimbangan kebijakan, serta bagaimana program tersebut ditempatkan di tengah upaya efisiensi anggaran sektor publik. Melalui diskusi ini, peserta diajak untuk memahami kebijakan pemerintah secara lebih kritis, melihat berbagai pertimbangan yang melatarbelakanginya, serta mengkaji dampaknya bagi masyarakat. Diskusi publik berlangsung dengan dipandu oleh Amelia Salsabila, selaku Sekretaris Kementerian Luar Negeri BEM Universitas Sains Al-Qur'an, sebagai moderator. Kehadiran moderator membantu mengarahkan jalannya diskusi sehingga pembahasan dapat berlangsung secara terstruktur dan memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan maupun pertanyaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BEM UNSIQ dalam menghadirkan ruang intelektual yang terbuka bagi mahasiswa. Tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi melalui pelantikan kepengurusan, BEM UNSIQ juga berupaya mendorong budaya diskusi, meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap persoalan publik, serta membangun tradisi berpikir kritis terhadap berbagai kebijakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Melalui pelantikan dan diskusi publik ini, Kabinet Arah Juang periode 2026/2027 diharapkan mampu mengawali perjalanan kepengurusan dengan semangat kolaborasi, intelektualitas, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kebijakan publik.

Galeri

1/2

5 gambar

#@bemunsiqwonosobo