Opening Ceremony PPK Ormawa BEM FITK UNSIQ: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literacy Edupreneur melalui Program Griha Literasi untuk Mewujudkan Desa Banjar Cerdas
Wonosobo, 21 Juli 2025 — Semangat perubahan dan pengabdian mahasiswa terasa kuat dalam Opening Ceremony PPK Ormawa BEM FITK UNSIQ yang resmi digelar dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat berbasis Literacy Edupreneur melalui Program Griha Literasi untuk mewujudkan Desa Banjar Cerdas”. Kegiatan ini tidak sekadar seremoni pembukaan, melainkan menjadi titik awal gerakan nyata mahasiswa dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara berlangsung khidmat namun penuh energi, dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen pembimbing, serta tim mahasiswa pelaksana. Dalam sambutannya, pihak kampus menegaskan bahwa mahasiswa UNSIQ memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil masyarakat melalui pendekatan pendidikan dan kewirausahaan berbasis literasi.
Melalui Program Griha Literasi, mahasiswa membawa gagasan pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui konsep literacy edupreneur. Pendekatan ini menjadikan literasi sebagai fondasi sekaligus penggerak kemandirian ekonomi, khususnya bagi masyarakat Desa Banjar.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di lapangan. Mulai dari mengidentifikasi permasalahan, merancang program, hingga mengeksekusi dan mengevaluasi kegiatan, seluruh proses menjadi pengalaman berharga yang membentuk kompetensi kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving.
Dengan tujuan besar mewujudkan Desa Banjar sebagai desa cerdas, program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang literat, mandiri, dan inovatif. Selain memberikan dampak langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat capaian akademik dan non-akademik mahasiswa, serta mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Selaras dengan visi UNSIQ yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, kegiatan ini menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademik, tetapi juga pelopor perubahan sosial. Melalui langkah awal ini, Griha Literasi diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menghadirkan transformasi nyata dan inspiratif bagi masyarakat luas.

