MUSPIMNAS XVI CSSMoRA Resmi Dibuka di UNSIQ Wonosobo: Perkuat Kepemimpinan Santri Akademisi Nasional
Kembali ke Berita
Kegiatan MahasiswaOrganisasi

MUSPIMNAS XVI CSSMoRA Resmi Dibuka di UNSIQ Wonosobo: Perkuat Kepemimpinan Santri Akademisi Nasional

14 Feb 2026 Admin Kemahasiswaan
MUSPIMNAS XVI CSSMoRA di UNSIQ Wonosobo menjadi forum strategis nasional untuk memperkuat kepemimpinan santri akademisi, menghasilkan kebijakan progresif, serta mendorong kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Wonosobo, 14 Februari 2026 — Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) XVI Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) resmi dibuka di Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan nasional ini berlangsung khidmat dan penuh semangat konsolidasi, menjadi ajang strategis bagi penguatan kepemimpinan santri akademisi di tingkat nasional.

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, pengurus nasional CSSMoRA, serta delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Mewakili Wakil Rektor III, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNSIQ, Dra. Rofiqoh Annur, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi santri yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

“Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi santri akademisi yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Dukungan kelembagaan juga ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni UNSIQ, M. Agoeng Pamoengkas, M.Kom., sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperkuat jejaring nasional mahasiswa PBSB.

Dari Kementerian Agama Republik Indonesia, arahan disampaikan secara daring oleh Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., yang menekankan peran strategis santri penerima PBSB dalam membangun sumber daya manusia keagamaan yang moderat, inklusif, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Ketua Umum Nasional CSSMoRA, Ahmad Rizki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MUSPIMNAS XVI menjadi momentum penting untuk melakukan rekonstruksi konstitusi organisasi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sistem tata kelola yang lebih progresif, transparan, dan responsif terhadap dinamika zaman.

Mengusung tema “Rekonstruksi Konstitusi: Menuju Tata Kelola Organisasi yang Responsif dan Progresif”, MUSPIMNAS XVI CSSMoRA diikuti oleh sekitar 80 peserta dari 34 perguruan tinggi penerima PBSB di seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ruang musyawarah strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi serta memperkuat peran santri akademisi dalam berbagai sektor pembangunan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran UNSIQ sebagai tuan rumah yang mendukung pengembangan kepemimpinan mahasiswa berbasis nilai-nilai keislaman. Diharapkan, MUSPIMNAS XVI CSSMoRA dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat kontribusi santri akademisi bagi umat, bangsa, dan negara.

Galeri

#Mahasiswa#UNSIQ#Indonesia#unggul#CSSmoRA