Mahasiswa UNSIQ Raih Pendanaan Nasional P2MW 2025, Wujudkan Inovasi Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal
Wonosobo, 25 Juli 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo dengan keberhasilan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UNSIQ dalam mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Tim mahasiswa UNSIQ berhasil meraih pendanaan melalui proposal berjudul “Nexus Kreatif UNSIQ Merch: Titik Temu Inovasi Global dan Kearifan Lokal” yang mengusung konsep pengembangan produk kreatif berbasis identitas lokal dengan sentuhan inovasi modern. Program ini berada di bawah bimbingan Desy Wulandari, S.E., M.Ak, yang turut berperan dalam mengarahkan strategi bisnis dan penguatan konsep usaha mahasiswa.
Tim ini diketuai oleh Gundar Muhamad Al Khasan (Akuntansi) dengan anggota Lu’luil Mustafidah (Manajemen), Nazilatul Atiqoh (PGMI), Khusiddin Alam (Ilmu Politik), dan Zunnuroin (Teknik Informatika). Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam merancang usaha yang inovatif, adaptif, dan memiliki nilai jual tinggi di pasar.
Tim ini menuturkan bahwa “konsep produk kreatif berbasis identitas lokal yang diusung menjadi nilai unggul (competitive advantage) dalam menghadapi persaingan industri kreatif. Produk yang dikembangkan tidak hanya menampilkan ciri khas budaya lokal seperti motif, filosofi, dan nilai kearifan daerah, tetapi juga dikemas dengan desain modern, mengikuti tren global, serta didukung strategi branding digital yang kuat. Pendekatan ini menjadikan produk tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai cerita (story value) yang mampu menarik minat pasar yang lebih luas, khususnya generasi muda.
Dengan menggabungkan kearifan lokal dan inovasi modern, tim ini mampu menciptakan diferensiasi produk yang unik, autentik, dan relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Hal ini menjadi keunggulan kompetitif yang tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal melalui pendekatan ekonomi kreatif.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi akademik, tetapi juga menjadi langkah konkret mahasiswa UNSIQ dalam mengimplementasikan ilmu kewirausahaan secara langsung. Program P2MW sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendukung pengembangan usaha mahasiswa melalui pendanaan, pembinaan, serta pendampingan intensif agar mampu berkembang menjadi usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Adapun manfaat dari keberhasilan ini antara lain meningkatnya kompetensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, manajemen bisnis, dan inovasi produk, serta terbukanya peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, capaian ini juga mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dalam aspek prestasi mahasiswa di tingkat nasional.
“Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi UNSIQ sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mencetak mahasiswa yang produktif, kreatif, dan siap menjadi entrepreneur muda. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi di tingkat nasional” menurut Rektor UNSIQ Dr. H. Z. Sukawi, M.A.


