Launching dan Diseminasi Awal Program PPK Ormawa: Smart Farming Berbasis Aeroponik dan Deteksi Kesuburan Tanah, Inovasi Unggulan BEM FASTIKOM UNSIQ 2025
Kembali ke Berita
Kegiatan MahasiswaBEM

Launching dan Diseminasi Awal Program PPK Ormawa: Smart Farming Berbasis Aeroponik dan Deteksi Kesuburan Tanah, Inovasi Unggulan BEM FASTIKOM UNSIQ 2025

24 Jul 2025 Super Admin
Program Smart Farming PPK Ormawa BEM FASTIKOM UNSIQ 2025 menjadi bukti nyata keunggulan UNSIQ dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang langsung berdampak bagi masyarakat. Dengan menggabungkan sistem aeroponik dan deteksi kesuburan tanah, mahasiswa UNSIQ tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi solusi bagi pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan. Inilah wujud kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengubah ilmu menjadi aksi nyata—penasaran bagaimana inovasi ini bekerja? Simak selengkapnya!

Wonosobo, 24 Juli 2025 — Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus unggul berbasis inovasi dan nilai-nilai Al-Qur’an melalui kegiatan Launching dan Diseminasi Awal Program PPK Ormawa Tahun 2025 yang diinisiasi oleh BEM Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM). Mengusung tema “Smart Farming Berbasis Aeroponik dan Deteksi Kesuburan Tanah”, kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif mahasiswa UNSIQ dalam menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Keunggulan dari program “Smart Farming Berbasis Aeroponik dan Deteksi Kesuburan Tanah” antara lain:

  • Efisiensi Lahan dan Air
    Teknologi aeroponik memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah dengan penggunaan air yang jauh lebih hemat, sehingga cocok diterapkan di lahan terbatas.

  • Produktivitas Lebih Tinggi
    Tanaman tumbuh lebih cepat dan sehat karena nutrisi diberikan secara langsung dan terkontrol, sehingga hasil panen meningkat.

  • Berbasis Teknologi dan Data
    Sistem deteksi kesuburan tanah membantu petani mengetahui kondisi tanah secara akurat, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih tepat dan efektif.

  • Ramah Lingkungan
    Mengurangi penggunaan pupuk berlebih dan limbah pertanian, sehingga mendukung pertanian berkelanjutan.

  • Mudah Diadaptasi Masyarakat
    Program dirancang aplikatif dan edukatif, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami dan menerapkannya.

  • Integrasi Edukasi dan Pemberdayaan
    Tidak hanya memberikan teknologi, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mandiri.

  • Mendorong Inovasi Mahasiswa
    Menjadi wadah mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu teknologi secara langsung dalam menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat.

Program ini menjadi solusi modern yang menggabungkan inovasi teknologi dengan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Bertempat di balai desa, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peluncuran program, tetapi juga ruang kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam mengembangkan pertanian modern yang adaptif dan berkelanjutan. Kehadiran perangkat desa, dosen pembimbing, serta mahasiswa pelaksana memperkuat sinergi dalam mewujudkan inovasi yang aplikatif. Antusiasme masyarakat terlihat jelas melalui partisipasi aktif dalam sesi pemaparan dan diskusi interaktif.

Program ini menghadirkan dua inovasi utama yang menjadi keunggulan, yaitu teknologi aeroponik yang memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah dengan efisiensi tinggi, serta sistem deteksi kesuburan tanah yang membantu petani dalam mengambil keputusan berbasis data. Kombinasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menghadirkan pendekatan pertanian yang lebih cerdas, hemat sumber daya, dan ramah lingkungan.

Keunggulan UNSIQ tercermin dari kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi terjun langsung sebagai problem solver yang mampu menjawab tantangan riil di lapangan. Hal ini menjadi wujud implementasi pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan pada capaian kompetensi nyata.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat berupa peningkatan pengetahuan dan produktivitas pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi, riset terapan, kepemimpinan, serta komunikasi sosial. Program ini sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) UNSIQ dalam aspek inovasi mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional.

Menurut Rektor UNSIQ Dr. H. Z. Sukawi, M.A. “Melalui kegiatan ini, UNSIQ menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman. Program Smart Farming ini diharapkan menjadi model inovasi berkelanjutan yang mampu menginspirasi desa-desa lain, sekaligus mengantarkan UNSIQ sebagai kampus yang adaptif, solutif, dan berdaya saing tinggi di era modern.”

#BEM#PPK ORMAWA#UNSIQ#Indonesia#FASTIKOM