Inovasi Smart Nursery Berbasis Energi Surya, Rangkaian PPK Ormawa FASTIKOM UNSIQ Resmi Diluncurkan di Desa Reco
WONOSOBO – Rangkaian program kontribusi nyata mahasiswa terhadap sektor pertanian daerah resmi dimulai. Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo sukses melaksanakan rangkaian kick-off dan peluncuran program pengabdian masyarakat di Desa Reco, Kecamatan Kertek.
Seluruh agenda strategis ini berjalan lancar dengan memadukan restu dari birokrasi tertinggi daerah hingga aksi nyata peletakan batu pertama di lokasi pengabdian.
Diawali Pelepasan oleh Bupati Wonosobo di Pendopo
Rangkaian kegiatan diawali pada Minggu, 21 Juni 2026, di mana tim PPK Ormawa BEM FASTIKOM diterima langsung oleh Bupati Wonosobo, Bapak Afif Nurhidayat, S.Ag., di Pendopo Kabupaten Wonosobo. Dalam pertemuan dan orasi langsung tersebut, Bupati secara resmi melepas tim mahasiswa UNSIQ untuk mengabdi.

Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif mahasiswa yang membawa sentuhan teknologi tepat guna untuk memajukan potensi desa, sekaligus berpesan agar tim dapat berbaur dan memberikan kemanfaatan optimal bagi masyarakat.
Peluncuran dan Peletakan Batu Pertama di Desa Reco
Menindaklanjuti pelepasan tersebut, pada Senin, 22 Juni 2026, tim mahasiswa langsung bergerak menuju lokasi pengabdian untuk melaksanakan launching resmi dan peletakan batu pertama program di Desa Reco.
Dalam pengabdian tahun ini, tim PPK Ormawa BEM FASTIKOM membawa inovasi mutakhir berupa sistem Smart Nursery berbasis energi surya yang dipadukan dengan pemanfaatan biochar bambu. Inovasi cerdas ini dirancang khusus untuk mendampingi dan membantu Kelompok Tani Jaya di Desa Reco dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi pembibitan komoditas cabai yang menjadi unggulan kawasan setempat.

Sinergi Lintas Sektor Kawal Inovasi Mahasiswa
Keberhasilan peluncuran fasilitas pembibitan cerdas di Desa Reco ini tidak lepas dari kolaborasi kuat lintas sektor. Agenda pada hari Senin tersebut dihadiri dan didukung penuh oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNSIQ, Dekan FASTIKOM beserta jajaran, kepala dari 5 Dinas terkait di lingkungan Pemkab Wonosobo, Pemerintah Desa (Pemdes) Reco, serta para pengurus Kelompok Tani Jaya.
Sinergi yang erat antara akademisi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat ini menjadi modal utama untuk mengawal bersama keberlanjutan program Smart Nursery. Selamat mengabdi kepada tim PPK Ormawa BEM FASTIKOM UNSIQ, semoga inovasi yang dibawa mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata, berkelanjutan, dan memajukan sektor pertanian di Kabupaten Wonosobo.
Galeri
13 gambar



